ARTIKEL

Bagaimana Cara Mengelola Stress dan Emosi Negatif

Oleh : Admin

Meski berbeda setiap orang pasti memiliki masalah, entah kecil atau pun besar. Yang menjadi tema permasalahan yang umum adalah tentang cinta, keuangan dan kesehatan. Ujian hidup sering menerpa secara tiba-tiba. Inilah hidup. Menghadapi masalah seringkali tidak semudah mengatakan bahwa pasti ada solusi, namun uniknya solusi tersebut seringkali datang sendiri. Hal utama dalam menghadapi masalah adalah ketenangan diri. Karena emosi negatif yang terluapkan kadang bukan memperbaiki situasi malah bisa memperumit kondisi. Jadi ketika emosi negatif ini kita lepaskan dalam bentuk amarah, bisa jadi ini memberikan sebuah kelegaan, namun ini bisa berimbas negatif terhadap lingkungan sekitar kita. Masalah yang kita hadapi atau bahkan yang sudah terlewati terkadang bisa memberikan efek negatif terhadap kehidupan kita. Karena tidak jarang memberikan trauma bahkan tanpa kita menyadari.


        Kurang ikhlas dalam menerima kondisi yang ada bisa menjadi penyebabnya. Karena terpendamnya emosi ini akhirnya menjadi sebuah sumbatan bagi diri kita. Tika diputus cinta oleh kekasihnya. Kehilangan ini membuat Tika merasa hidupnya tiba-tiba terasa hampa. Kesedihan berhari-hari terlihat diwajahnya. Bahkan kadang dia marah-marah, membanting apapun yang ada di depannya lalu pergi mengunci diri di kamar dan menangis. Tentu saja hal ini membuat keluarga dan teman mengkhawatirkannya. Ini adalah contoh pelepasan emosi negatif terhadap lingkungan. Hari-hari berlalu dan Tika mulai terlihat ceria seperti sedia kala. Namun setelah Tika tahu bahwa ada orang ketiga dia memiliki dendam dan trauma. Dendam akan kekasihnya dan trauma akan cinta. Ini adalah salah satu akibat jika masih ada emosi negatif yang bersarang dan akhirnya menjadi sumbatan emosi. Sumbatan emosi ini tentu saja membuat Tika tidak stabil sikapnya dan jika dibiarkan bisa berimbas kepada tubuhnya. Ketika emosi tersumbat, tubuh tidak kuat akhirnya sakit mulai merambat. Diawali dengan insomnia, depresi berlebih hingga naiknya asam urat. Jika ini dibiarkan berlanjut dalam waktu lama bisa berakibat terkena penyakit kanker dan jantung. Ini adalah beberapa hal yang mendasari bahwa kita harus mengelola stress dan emosi negatif. Pengelolaan yang salah dapat merusak lingkungan luar atau menghajar diri sendiri dari dalam. Salah satu cara untuk mengelola stress dan emosi negatif dengan benar adalah dengan menggunakan writing therapy atau terapi menulis. Dengan terapi menulis maka emosi negatif yang kita miliki dapat tersalurkan dengan baik. Terapi menulis dapat dilakukan karena ini salah satu metode pengelolaan emosi yang aman tanpa efek samping. Karena Anda dapat menulis apapun yang terpendam dalam hati dan pikiran Anda. Dengan pelepasan seperti ini, stress Anda dapat jauh berkurang dan emosi menjadi jauh lebih stabil. Selain itu ini adalah salah satu jalan untuk mengambil hikmah dari sebuah kejadian. Ini membuat kita melakukan introspeksi terhadap diri sendiri dibanding dengan mencari kambing hitam. Karena dalam banyak hal, pada sebuah kejadian yang tidak kita inginkan, seringkali kita juga memiliki andil sehingga peristiwa itu terjadi. Dan manfaat berikut dari terapi menulis adalah memberikan multi manfaat lain untuk Anda dan lingkungan sekitar. Jadi pengalaman buruk yang Anda alami dapat menjadi sebuah pelajaran berharga untuk masa depan Anda. Sehingga ketika mengalami masalah yang sama Anda sudah jauh lebih berpengalaman, pastinya Anda dapat mengambil sikap lebih bijaksana. Selain itu Anda juga dapat berbagi dengan orang yang memiliki masalah yang sama dengan Anda, sehingga mereka akan lebih mudah dalam menyelesaikan. Beberapa cara untuk melakukan writing therapy atau terapi menulis yaitu bisa dilakukan dengan grup dan fasilitator, sehingga satu sama lain dapat saling menguatkan. Namun jika tidak ada, Anda bisa menuliskan semua apa yang menjadi perasaan Anda dalam sebuah diary. Apapun bentuknya tulisan tersebut tidak perlu dihakimi karena memang ini adalah tempat meluapkan emosi. Tidak peduli bahwa hal itu adalah cerita, caci maki atau puisi. Setelahnya Anda dapat menuliskan hikmah dari permasalahan yang sudah dilalui. Apapun hasilnya entah sebuah quote hingga kisah perjalanan Anda. Lihatlah banyak tokoh yang menginspirasi. Mereka menuliskan semua kegagalan dan berjuang hingga berujung success story. Bahkan kesedihan cinta seperti Siti Nurbaya bisa menjadi sebuah cerita yang melegenda. Akhirnya saya pun harus bertanya, siapkah Anda mulai menulis untuk membuat hidup Anda lebih optimis??

By Admin